Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Posko Desa Liu, Kecamatan Sabbang Paru, Kabupaten Wajo, telah melaksanakan kegiatan seminar bertajuk “Efektivitas Ekstrak Cabai Kecil (Capsicum frutescens) dan Bawang Putih (Allium sativum) sebagai Pestisida Alami terhadap Hama Jagung”. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian berkelanjutan.
Pelaksanaan seminar ini mendapat respons positif dari masyarakat, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif warga, khususnya para petani, meskipun kegiatan berlangsung dalam kondisi cuaca yang cukup terik. Antusiasme tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan inovasi di bidang pengendalian hama yang aman dan ramah lingkungan.
Koordinator Desa, Abd. Asis Al Gaffar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait alternatif pengendalian hama yang lebih aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya penerapan pengetahuan yang diperoleh agar dapat memberikan dampak nyata dalam praktik pertanian sehari-hari.
Selanjutnya, Koordinator Kecamatan, Pikal Saputra Wisata, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada masyarakat atas partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Liu.
Kepala Desa Liu, Andi Dwi Puspita Sari, S.E., dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan seminar ini. Ia berharap kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar dapat memberikan kontribusi positif, khususnya bagi para petani dalam meningkatkan kualitas pengelolaan tanaman secara lebih sehat dan aman.
Sementara itu, Ketua Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sabbang Paru, Mahmud, S.St., menyampaikan bahwa pemanfaatan pestisida nabati berbahan dasar cabai kecil dan bawang putih merupakan langkah inovatif dalam mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia.
Pada sesi pemaparan materi, Koordinator Desa , Abd. Asis Al Gaffar, turut bertindak sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, ia memaparkan secara komprehensif mengenai efektivitas pestisida nabati berbahan cabai kecil dan bawang putih dalam mengendalikan hama tanaman jagung. Selain itu, peserta juga diberikan penjelasan teknis serta demonstrasi sederhana mengenai proses pembuatan pestisida nabati, mulai dari pengolahan bahan hingga tata cara aplikasinya di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pemahaman serta keterampilan dalam memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif pengendalian hama yang efektif, ekonomis, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong terwujudnya sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan di Desa Liu.
