LP2M UINAM – Kompetisi Lomba Poster dalam rangkaian “Pekan Aksi Zero Tolerance” PSGA LP2M UIN Alauddin Makassar memasuki babak penentuan. Dari puluhan karya yang masuk, hanya 10 tim terbaik yang dinyatakan lolos kurasi dan berhak melaju ke tahap presentasi.
Tahap ini menjadi ajang pembuktian bahwa poster bukan sekadar gambar pajangan. Di hadapan dewan juri, para finalis membedah filosofi visual, pemilihan warna, hingga kekuatan pesan “Stop Kekerasan Seksual” yang mereka tuangkan dalam desainnya.

Suasana presentasi berlangsung menarik karena beberapa peserta tampil totalitas, bahkan mengenakan atribut khusus saat menjelaskan konsep karyanya. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Alauddin tidak hanya jago desain grafis, tetapi juga mampu mengomunikasikan ide kampanye sosial secara lisan.
“Karya-karya yang masuk 10 besar ini memiliki visual yang sangat kuat dan pesan yang menyentuh. Harapannya, poster-poster ini nanti bisa dicetak dan disebarluaskan sebagai media edukasi permanen di lingkungan kampus,” ungkap salah satu panitia.
