KKN UINAM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar Angkatan 78 menggelar kegiatan sosialisasi dengan mengusung Tema “Peternak Cerdas, Ternak Sehat” pada Rabu, 16 April 2026, yang berlangsung di Aula Kantor Desa Lipukasi. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Jembrana yang kerap menjadi ancaman serius bagi produktivitas ternak.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting desa, di antaranya Kepala Desa Lipukasi, Awaluddin, SE., MM; Sekretaris Desa, Irham Basri; tokoh agama; tokoh masyarakat; para kepala dusun dan RT/RW; perwakilan kelompok tani/ternak; serta staf desa. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan tingginya perhatian terhadap sektor peternakan sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara sistematis dan terstruktur, diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan dari pemerintah desa, kemudian pengenalan narasumber oleh moderator, penyampaian materi inti, serta ditutup dengan sesi diskusi terarah bersama para peserta. Alur kegiatan yang tertata ini memberikan ruang bagi peserta untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga berinteraksi secara aktif dalam membahas permasalahan yang dihadapi di lapangan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Lipukasi, Awaluddin, SE., MM, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap program kerja yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN. Ia menilai kegiatan ini sebagai peluang besar yang memiliki potensi strategis dalam meningkatkan kualitas peternakan di desa. Menurutnya, melalui edukasi yang tepat, para peternak lokal dapat menghasilkan ternak yang lebih unggul, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Syahrir, S.Pt., M.Si., turut memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan program ini. Ia menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan mahasiswa KKN merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran peternak terhadap pentingnya pencegahan, deteksi dini, serta penanganan yang tepat terhadap penyakit ternak, sehingga risiko kerugian dapat diminimalisir.
Sesi diskusi yang berlangsung di akhir kegiatan menjadi momentum penting yang menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan dan pengalaman lapangan disampaikan secara terbuka, menciptakan suasana interaktif yang memperkaya pemahaman bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peternak di Desa Lipukasi semakin memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menjaga kesehatan ternak. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu menjadi awal dari perubahan menuju sistem peternakan yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.
written by Wajdy Ahmar
