KKN UINAM – 16 April 2026, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 UIN Alauddin Makassar (UINAM) Posko 10 sukses menginisiasi program digitalisasi melalui pembuatan profile desa di Desa Lakukang, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone. Mengusung narasi “Mendigitalkan Tradisi, Membingkai Potensi”, program unggulan bertajuk Lensa Desa ini bertujuan untuk mengekspos kekayaan alam dan sektor pertanian unggulan desa agar dapat diakses oleh khalayak luas secara digital.
Realdi Azka, selaku Koordinator Desa (Kordes) Posko 10 KKN 78 UIN Alauddin Makassar (UINAM) Desa Lakukang, memberikan dukungan penuh dan menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami memposisikan Lensa Desa sebagai program unggulan karena kami ingin meninggalkan legacy digital bagi masyarakat Desa Lakukang. Fokus kami di Desa Lakukang ini bukan hanya sekadar menjalankan rutinitas pengabdian, tetapi bagaimana menghadirkan solusi kreatif untuk memperkenalkan potensi desa yang selama ini belum tersentuh teknologi publikasi modern,” ujar Realdi Azka.
Sejalan dengan hal tersebut, Akramul Khair selaku Divisi Media & Informasi Posko 10 KKN 78 UIN Alauddin Makassar (UINAM) Desa Lakukang, menyatakan bahwa digitalisasi ini merupakan respons terhadap tantangan branding wilayah di era informasi.
“Desa Lakukang memiliki kekayaan alam dan hasil tani yang melimpah, namun selama ini belum terdokumentasi secara profesional. Melalui program Lensa Desa, kami membingkai potensi yang ada saat ini ke dalam karya visual berkualitas tinggi yang bisa diakses siapa saja dan di mana saja melalui platform digital,” tambah Akramul.
Langkah ini diambil sebagai upaya modernisasi informasi di wilayah Desa Lakukang, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone yang selama ini masih bersifat konvensional. Melalui sentuhan teknologi visual, potensi agraris dan lanskap alam Desa Lakukang dikemas menjadi konten kreatif yang profesional. Mahasiswa memanfaatkan keahlian digital untuk memetakan titik-titik produktif di Kabupaten Bone bagian timur ini, mulai dari hamparan pertanian hingga kearifan lokal yang masih terjaga orisinalitasnya.
Aparat pemerintah Desa Lakukang, Kecamatan Mare, menyambut baik inisiatif ini. Perwakilan pemerintah desa menilai kehadiran profil digital tersebut menjadi instrumen penting dalam memperkuat branding desa. Dengan adanya dokumen visual berkualitas tinggi, desa kini memiliki wajah baru yang dapat diperlihatkan kepada publik guna memperkenalkan potensi lokal secara lebih efektif dan efisien.
Digitalisasi ini diharapkan mampu memutus batasan jarak informasi, menjadikan karya hasil pembuatan profile desa ini sebagai aset digital oleh pemerintah desa untuk kebutuhan publikasi di berbagai platform media sosial dan saluran informasi digital lainnya secara berkelanjutan.
written by mahasiswa KKN 78 UINAM Desa Lakukang
