KKN UINAM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 78 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan penyuluhan kebersihan lingkungan dengan tema “Optimalisasi Peran Warga dalam Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan” pada Kamis (16/4/2026) di Desa Garessi Kabupaten Barru.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Desa Garessi, Bapak Supriadi, Wakil Ketua BPD M. Mukhtar S.Pd, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam mengikuti jalannya penyuluhan. Acara berlangsung dengan kondusif dan mendapat respons yang cukup baik dari para peserta.
Dalam kegiatan ini, pemateri yakni ibu Nurhayati, ST, M.Si selaku Kabid. Penataan dan Penaatan Perlindungan dan Pengelolaan LH, menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah tangga dengan melalui langkah sederhana seperti mencegah, memilah, dan mengolah sampah. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah, mulai dari sampah organik yang dapat diolah menjadi kompos, hingga sampah anorganik dan spesifik yang memerlukan penanganan khusus.
Selain itu, Nurhayati juga menekankan bahwa kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam membangun pola hidup minim sampah di tengah masyarakat. Dalam penyampaiannya, beliau juga mengungkapkan rencana pengembangan bank sampah di setiap desa di Kabupaten Barru, termasuk Desa Garessi.
“Ke depan akan ada bank sampah di setiap desa di Barru, termasuk Garessi. Saat ini masih dalam tahap persiapan, namun diharapkan segera terlaksana agar sampah plastik dapat diolah dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, mahasiswa KKN berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
Dengan adanya rencana pembentukan bank sampah, diharapkan pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang dalam meningkatkan perekonomian masyarakat apabila dikelola dengan baik.
