LP2M UINAM – Suasana kompetitif mewarnai Lomba Debat Mahasiswa dalam rangkaian “Pekan Aksi Zero Tolerance” yang digelar oleh Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M UIN Alauddin Makassar. Kompetisi ini diikuti oleh 25 mahasiswa yang tergabung dalam tim delegasi dari berbagai jurusan dan fakultas.
Lomba debat ini mengangkat mosi-mosi menantang seputar regulasi dan isu kekerasan seksual di perguruan tinggi. Para peserta dituntut untuk berpikir cepat, kritis, dan menyajikan data valid dalam mempertahankan argumen mereka, baik sebagai tim pro (pemerintah) maupun kontra (oposisi).

Ajang ini menjadi wadah strategis untuk melatih mahasiswa melihat isu kekerasan seksual dari berbagai sudut pandang kebijakan. Dengan mosi yang spesifik, mahasiswa diajak membedah implementasi Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 maupun Keputusan Rektor terkait pencegahan kekerasan seksual di kampus.
Melalui adu gagasan ini, diharapkan lahir mahasiswa yang vokal dan cerdas dalam mengawal terciptanya ruang aman. Kompetisi ini membuktikan bahwa mahasiswa UIN Alauddin tidak hanya peduli, tetapi juga paham secara intelektual mengenai urgensi penghapusan kekerasan seksual.
